Buku
Cultivating Development ini inspirasinya didapatkan Mosse ketika ia menjadi
konsultan di India pada dekade 90-an. Dalam kesehariannya, ia berkonsentrasi
memberikan masukan menyangkut isu-isu pembangunan, partisipasi dan juga
institusi lokal. Dalam pandangan Mosse, kebijakan-kebijakan untuk menanggulangi
kemiskinan di negara-negara tersebut seringkali tidak berjalan sesuai dengan
apa yang direncanakan seperti awalnya. Dalam penelusurannya yang dilakukan
secara etnografi, Mosse mengungkapkan bahwa kebijakan dalam pemberian bantuan
kepada mereka malah seringkali terjebak dalam konsep-konsep baru yang
membingungkan.
Ia
mencontohkan dalam Cultivating Development ini bagaimana kemudian kebijakan yang
dibuat DFID (Depatment for International Development) yang didanai oleh Indo-British
Rainfed Farming Project (IBRFP) tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kondisi
ini terjadi karena, menurutnya, bahwa kebijakan yang akan diimplementasikan
tersebut tidak dihasilkan dari hasil kajian yang lebih mendekatkan diri dengan
objek pembangunan. Semestinya kebijakan-kebijakan yang dirumuskan untuk mereka
(masyarakat India) mengacu pada mereka sendiri, dan ini bisa dilakukan melalui
pendekatan-pendekatan etnografi. Mengapa Mosse bisa berpendapat seperti ini?
Ini tidak terlepas karena memang Mosse berkecimpung langsung dalam paket-paket
kebijakan tersebut selama beberapa tahun.
Dalam
bukunya ini, Mosse menekankan sekali bahwa paket kebijakan pembangunan harusnya
dilakukan dengan pendekatan-pendekatan etnografi, seperti yang disebutkan di
atas. Akan tetapi dalam kenyataannya seringkali paket kebijakan pembangunan
tersebut disusun tanpa melakukan hal tersebut. Paket kebijakan pembangunan disusun
hanya dalam rapat-rapat di ruangan kantor, diskusi-diskusi tentang draft
kebijakan, aturan-aturan teknis semata tanpa melihat kondisi lapangan yang
sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dari permasalahan awal inilah,
maka kemudian seringkali paket kebijakan pembangunan tersebut tidak berjalan
sesuai dengan apa yang diharapkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar